Penjelasan Mengenai Manfaat Jus Wortel Untuk Mengobati Penyakit Kista

Manfaat jus wortel untuk kista - Wortel adalah salah satu tanaman berakar tunggang yang memiliki ciri- ciri berisi dan menjadi umbi berdaging berwarna oranye. Wortel yang diolah menjadi minuman jus sehat tidak akan menurunkan nilai vitamin, gizi, dan nutrisi sedikitpun. Anda sebaiknya mengolahnya jadi sesuatu yang lebih enak dan fresh untuk anda konsumsi.

Berbeda dengan buah lainnya, mengonsumsi tomat lebih baik jukalau anda mengolahnya terlebih dahulu. Menurut penelitian, senyawa lycopene akan menjadi lebih banyak jika tomat dipanaskan terlebih dahulu.

Manfaat jus wortel untuk penyakit kista

Ada banyak manfaat jus wortel seperti untuk meningkatkan kesehatan mata karena mengandung vitamin A tinggi, meningkatkan kesuburan wanita sehingga cepat hamil, mampu melawan kanker berbahaya, berguna untuk mengendalikan diabetes, asam urat, darah tinggi dan kolesterol.


Tidak hanya kandungan vitamin pada jus wortel yang berlimpah, ada juga serat dan beragam fitokimia (zat berkhasiat dalam tumbuhan) yang bersifat antikanker serta antioksidan. Kami rasa, itulah manfaat dari jus wortel yang secara umum diketahui oleh banyak orang.

Namun kali ini, kami akan menyajikan informasi baru yang jarang diketahui oleh banyak orang. Itulah manfaat jus wortel un

Menfaat jus wortel untuk penyakit kista pada wanita

Penelitian yang dilakukan oleh Birgham and Woman's Hospital di Boston, Amerika Serikat menyatkan bahwa mengkonsumsi wortel mentah sebanyak empat batang selama lima kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko kista ovarium sebesar 54%. Itulah faktanya!!

Kandungan nutrisi wortel

Sebuah wortel yang memiliki panjang  sekitar 20 cm dengan diameter 3 cm (100 gram wortel segar) mengandung 27 mg kalsium, 26 mg fosfor, 0,5 mg zat besi, 34 mg sodium, 246 mg potasium, vitamin A 7,93 IU (International Unit), sejumlah vitamin B kompleks dan 6 mg vitamin C.


Berdasarkan laboratorium Lancaster Inggris menyatakan bahwa nutrisi tambahan dalam seperseratus gram jus wortel terdapat 8,2 mg magnesium, 0,2 ppm kromium dan gula yang terdiri dari 1.5% fruktosa, 0,8 dektrosa, 1,9 sukrosa, 0,3 maltosa, 0,5 lektosa sehingga total menjadi 4%. Kandungan nutrisi tersebut tentu tidak terlepas dari jenis dan kualitasnya.

Jika dimasak Lebih Diserap

Itulah faktanya, jika anda memasak wortel itu lebih baik. Kadar antioksidan pada wortel yang dimasak terutama bersama sejumlah kecil lemak/minyak akan lebih mudah diserap tubuh. Studi yang dimuat dalam The Journal of Agriculturall and Food Chemsitry edisi Agustus 2000 menyatakan  bahwa wortel yang melalui proses pemanasan akan meningkatkan sepertiga kadar antioksidan yang diserap oleh tubuh (beta karoten dan asam fenolat).

Kadar antioksidan wortel akan meningkat selama berada pada temperatur tinggi selama seminggu, namun setelah itu kadarnya berkurang. Dalam proses pemanasan terjadi pembukaan sel-sel tanaman sehingga antioksidan dan bahan-bahan kimia tanaman yang lainnya dapat diserap oleh tubuh secara lebih baik. Penambahan lemak/minyak membuat karotenoid dapat diserap lebih optimal.tuk penyakit kista.

Demikian artikel kali ini yang membahas tentang manfaat jus wortel untuk penyakit kista. Semoga bermanfaat dan salam sukses.

Berikut Penjelasan Tentang Penyebab Penyakit Kista pada Rahim

Penyebab penyakit kista rahim - Sebelum kita masuk kepada pembahasan penyabab kista rahim, ada baiknya jika anda mengetahui sedikit info mengenai penyakit kista.

Kista merupakan kantung yang tidak normal yang berisi cairan abnormal dan tumbuh tidak hanya di indung telur wanita atau ujung-ujung saluran telur, tetapi juga biasa tumbuh pada kulit, paru-paru, hingga otak.

Penyakit kista tentunya menjadi salah satu permasalahan yang serius pada sebagian wanita. Penyakit kista tergolong penyakit yang degenerative atau menurun. Maksudnya apabila ibu/ nenek anda menderita kista, maka anda bisa menderita penyakit kista.


Penyebab kista rahim
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista bisa dibagi menjadi dua tipe, yakni kista non-neoplastik dan neoplastik.


Nah, kista non-neoplastik memiliki sifat jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Berbeda dengan kista neoplastik yang pada umumnya menggunakan cara pembedahan atau operasi untuk diobati meski hal tersebut juga bergantung pada ukuran dan sifatnya. Penyakit kista juga merupakan penyakit yang dianggap berbahaya bagi kaum wanita.

Pada awal kehamilan seorang wanita, pendeteksian kista harus dilakukan secara akurat. Hal ini dikarenakan secara sepintas bentuk kista ovarium mirip dengan bentuk badan kuning (corpus luteum).

Apakah Corpus luteum itu?

CL merupakan sisa sarang sel telur pada saat kehamilan. Jika Corpus luteum ini diambil karena disangka sebagai kista ovarium, kemungkinan terjadi keguguran. Hal ini dikarenakan Corpus luteum  ini berfungsi untuk mempertahankan fungsi hormone semasa kehamilan muda. Kelak setelah plasenta terbentuk sempurna, maka fungsi ini akan diambil alih oleh plasenta. Jadi, bila dari pemantauan USG terlihat kantung besar di indung telur pada kehamilan muda, belum tentu itu kista ovarium.

Penyebab munculnya kista ovarium antara lain karena kegagalan kantong telur untuk berovulasi. Seperti yang anda ketahui, dalam siklus reproduksi wanita, satu kantong telur dalam indung telur akan mengalami ovulasi setiap bulannya. Ovulasi adalah keluarnya sel telur dari folikel untuk kemudian ditangkap fimbria dan ditempatkan di saluran telur (tuba falopi) dan siap untuk dibuahi jika bertemu sperma.

Selanjutnya folikel yang telah kehilangan sel telur disebut Corpus luteum secara normal akan mengalami degenerasi dan hilang diserap oleh tubuh. Namun proses keluarnya sel telur dari dalam folikel mungkin mengalami kegagalan. Jika kerap terjadi seperti itu lama-kelamaan kantong telur yang gagal berovulasi dapat berubah menjadi kista.

Karena adanya kista di dalam perut bagian bawah, maka bisa saja menyebabkan pembenjolan pada perut. Tekanan terhadap alat-alat di sekitarnya disebabkan oleh besarnya kista atau posisinya di dalam perut. Contohnya sebuah kista yang tidak seberapa besar, namun terletak di depan rahim dapat menekan kandung kemih dan dapat menimbulkan gangguan berkemih. Sedangkan satu kista yang lebih besar tetapi terletak bebas di rongga perut kadang-kadang hanya menimbulkan rasa berat dalam perut.

Tekanan tumor dapat pula mengakibatkan sembelit, bengkak pada tungkai. Perdarahan ke dalam kista yang terjadi dalam jumlah yang banyak dapat menimbulkan nyeri perut mendadak.

Putaran tungkai dapat terjadi dan dipermudah oleh faktor kehamilan dan sesudah persalinan. Torsi ini menyebabkan gangguan sirkulasi dan menimbulkan rasa sakit. Gangguan sirkulasi ini dapat menimbulkan  kerusakan pada jaringan dalam kista dan lama kemudian bisa menyebabkan robekan dinding kista dan menimbulkan penimbunan cairan bebas di dalam rongga perut.

Robekan dinding kista selain karena putaran tungkai, dapat juga disebabkan karena jatuh atau pukulan di perut ataupun waktu berhubungan intim. Infeksi pada kista dapat terjadi jika didekat kista ada sumber kuman, misalnya peradangan usus buntu.

Perubahan keganasan pada kista dapat pula terjadi sewaktu- waktu, anda harus waspada. Metode-metode yang selanjutnya dapat menolong dalam pembuatan diagnosis yang tepat anara lain laparoskopi, USG, foto rontgen dan parasentesis.

Penyebab penyakit kista rahim yang jarang anda sadari

1. Penyebab kista adalah faktor keturunan
Seperti yang telah kami kataka sebelumnya, salah satu penyebab utama terjadinya kista pada rahim adalah karena faktor keturunan. Para wanita keturunan penderita kista akan cenderung lebih beresiko terserang penyakit ini. Meskipun demikian, tidak semua keturunan penderita kista menderita  penyakit kista.

Faktanya, ada banyak wanita dari keturunan penderita kista yang menjalankan pola hidup sehat dan berhasil menghindari siklus turunan dari penyakit ini.

2. Siklus haid yang tidak teratur
Ketika siklus haid anda/ wanita tidak teratur, maka biasanya sel darah kotor yang seharusnya dikeluarkan saat haid mengendap di dalam ovarium menjadi lebih besar. Nah, sel darah kotor pada akhirnya akan berkembang menjadi sel tumor kista saat pengendapan tersebut terjadi.

3. Infertilitas
Wanita yang tidak dapat hamil biasanya lebih cenderung beresiko terserang penyakit kista. Ketika seorang wanita mengalami infertilitas, setiap sel sper-ma yang masuk ke dalam organ intim wanita akan mengendap di dalam organ reproduksi wanita.

Nah, jika sampai hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka sel sper-ma yang mengendap akan berubah  menjadi sel tumor kista.

4. Kegemukan
Berdasarkan penelitian yang menyatakan bahwa wanita dengan bobot badan berlebihan alias obesitas akan cenderung lebih beresiko terserang kista. Saat seorang wanita kelebihan berat badan maka lemak akan menumpuk di hampir seluruh bagian tubuhnya.

Ketika tumpukan lemak tersebut berada di sekitar organ reproduksi, maka hal ini dapat menyebabkan penyempitan berbagai macam saluran reproduksi. Dan ketika penyempitan ini sampai terjadi, berbagai macam sel yang ada dalam ovarium menjadi lebih mudah mengendap. Endapan berbagai macam sel inilah yang pada akhirnya berubah menjadi gumpalan sel penyebab kista.

Mungkin sampai di sini artikel kali ini pemirsa mengenai penyebab penyakit kista rahim, semoga bermanfaat dan salam sukses.

Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kista yang Harus Anda Tahu!!

Jenis penyakit kista - Kista merupakan tumor jinak yang memiliki ciri- ciri berbentuk kistik, berisi cairan kental dan ada juga yang berbentuk anggur. Selain itu, kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah ataupun bahan-bahan lainnya.

Macam penyakit kista -  Berdasarkan tingkat keganasannya, kista dibagi menjadi dua, yaitu kista non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik memiliki sifat jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Berbeda dengan kista neoplastik yang pada umumnya menggunakan cara pembedahan atau operasi untuk diobati meski hal tersebut juga bergantung pada ukuran dan sifatnya. Penyakit kista juga merupakan penyakit yang dianggap berbahaya bagi kaum wanita.

Jenis dan macam kista
Untuk mempersingkat waktu, langsung saja ke intinya!!

Jenis dan macam penyakit kista

1. Kista folikuler 
Kista folikuler adalah jenis kista yang paling sering terjadi dan terbentuk karena sel telur tidak dilepaskan pada saat ovulasi/ proses pelepasan sel telur dari indung telur ke rahim. Nah, kista yang satu ini biasanya menimbulkan rasa sakit. Meski jenis kista ini kebanyakan tidak menimbulkan gejala apapun dan akan menghilang dalam beberapa bulan.
 

2. Kista korpus luteum 
Kista korpus luteum merupakan kista yang terbentuk setelah sel telur dilepaskan dari ovarium. Darah ovarium yang menghasilkan sel telur tersebut akan berubah menjadi jaringan bernama korpus luteum. Korus inilah yang akan menghilang jika tidak terjadi kehamilan.

Biasanya, jenis kista ini tidak menunjukan gajala yang menonjol dan diameternya bisa berukuran 2-6 cm. Ketika telur keluar dari ovarium menuju rahim, maka folikel dapat terkunci dan terisi darah ataupun cairan, dan hal inilah yang membentuk kista jenis korpus luteum.

Timbulnya rasa sakit yang luar biasa ketika ukurannya menjadi bertambah besar dan menyebabkan batang ovarium terlilit. Cara pengobatan yang direkomendasikan adalah dengan melakukan operasi pengangkatan kista.

3. Kista dermoid
 Kista dermoid adalah kista yang berisi jaringan tubuh contohnya lemak, tulang, gigi, rambut dan sebagainya. Kista ini biasa dianggap sebagai tumor jinak dan biasanya menyerang wanita muda dapat tumbuh hingga mencapai 15 cm dan berisi cairan, lemak, rambut, jaringan tulang rawan. Penyakit kista jenis ini dapat menimbulkan peradangan dan menyebabkan posisi tuba fallopi terlili.


4. Kista cokelat /endometriosis
Kista coklat adalah kista yang terbentuk disebabkan adanya jaringan dalam rahim yang terdapat didalam ovarium. Saat siklus menstruasi ia akan mengeluarkan darah tetapi terjebak di dalam ovarium. Hal ini tentu dapat menyebabkan rasa nyeri dan sakit serta mengganggu kesuburan pada wanita.

Kista ini biasanya berisi darah kecokelatan dan memiliki ukuran yang berkisar antara 2 - 20 cm. Kista ini memiliki ciri- ciri  menyerang kaum wanita pada usia reproduksi, menimbulkan rasa sakit yang luar biasa ketika wanita tersebut haid dan yang paling berahaya adalah dapat mengganggu kesuburan.

5. Cystadenoma
Adalah jenis kista yang dapat membesar hingga mencapai jari- jari  mencapai lebih dari 24 inchi.

6. Sindrom polikistik ovari
Kista yang satu ini disebabkan karena adanya kelebihan hormon androgen alias faktor keturunan. Faktanya, kista yang satu ini bisa saja menyebabkan kemandulan, pendarahan, gangguan kehamilan dan keguguran hingga menyebabkan kanker endometriosis.

Terkhsus para wanita dengan rentang usia produktif  sebaiknya berhati- hati karena penyakit ini menyerang 4-7% wanita usia produktif.

7. Kista Hemoragik
Kista ini adalah kista yang terjadi jika timbul pendarahan pada kista. Gejala yang biasanya  muncul yakni adanya rasa nyeri dan kram pada perut pada salah satu sisi tubuh.

8. Kista denoma
Kista jenis ini biasanya berisi cairan yang berukuran sangat besar dan dapat mencapai 30 cm bahkan lebih. Polysystic-appearing ovary adalah suatu kondisi dimana kista-kista kecil terbentuk disekeliling luar ovarium. Kondisi ini dapat terjadoa pada wanita normal maupun pada wanita yang mengalami gangguan hormon endokrin.

Nah, sampai di sini artikel kali ini pemirsa, mengenai jenis dan macam kista. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih dan salam sukses.